Dari Seragam Satpam ke Toga Wisuda: Kisah Keteguhan Hati Nurman di STAI DI Al-Hikmah

Di sudut SMP Muhammadiyah 8 Jakarta, sosok Nurman (37) mulanya dikenal sebagai petugas yang memastikan kebersihan dan keamanan sekolah tetap terjaga. Namun, di balik seragam cleaning service dan satpam yang dikenakannya, tersimpan mimpi besar yang tak lekang oleh usia. Meski menempuh jalur sekolah paket untuk jenjang menengah, semangatnya untuk bertransformasi tak pernah padam.

Titik balik hidup Nurman bermula dari ketulusannya. Kebiasaannya mengumandangkan azan dan mengaji di masjid sekolah memikat hati sang kepala sekolah. Melihat potensi besar dalam dirinya, Nurman pun dipercaya menjadi guru Al-Qur’an dan didorong untuk melanjutkan studi sarjana melalui beasiswa penuh.

Menyadari besarnya amanah tersebut, Nurman sempat mengikat janji pada diri sendiri: jika gagal lulus tepat waktu, ia siap mengembalikan seluruh beasiswa dan kembali menjadi satpam. Namun, integritas dan kerja kerasnya berbuah manis. Nurman resmi meraih gelar sarjana tepat di semester kedelapan pada Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) STAI DI Al-Hikmah, Jakarta Selatan.

“Proses dari penyusunan hingga sidang skripsi terasa begitu dimudahkan,” ungkapnya penuh syukur. Kisah Nurman adalah bukti nyata bahwa status pekerjaan dan usia bukanlah penghalang untuk meraih ilmu setinggi langit. Kini, STAI DI Al-Hikmah menanti “Nurman-Nurman” lainnya untuk berani bermimpi dan memajukan negeri melalui pendidikan.

Share the Post:

admin

Berita Lainnya

Jl. Bangka 3A No.25, RT.17/RW.3, Pela Mampang, Kec. Mampang Prapatan

Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12720

Menu

Profil

Akademik

Riset & Publikasi

Kegiatan

Kontak